Sabtu, 21 Januari 2012

Allah Sumber Pengharapan....


Allah Sumber Pengharapan
           
Salam Sejahtera untuk Kita Semua!!!!
Allah Sumber Pengharapan. Harapan adalah sebuah kata yang akan tetap ada selama kita masih menghirup udara. Pernah kita berhenti berharap?? Saya rasa tidak pernah??? Selama jantung kita masih berdetak …harapan itu selalu ada pada kita.. Bayangkan kalau kita berhenti bernafas atau coba anda tahan nafas beberapa detik…tahan!!! Lalu hembuskan !!! hembusan itulah harapan…harapan kita untuk tetap bernafas!!! Hidup akan hampa tanp[a harapan….Namun ….saudara karena harapan itu pula membuat kita jauh dari Sang Sumber Harapan Sejati yaitu Yesus sendiri. Harapan seperti apa??? Harapan-harapan yang ambisius. Karena harapan-harapan yang begitu besar membuat kita berambisi dan kuatir kalau-kalau mengalami kegagalan, sehingga kita memakain segala cara untuk mencapainya. Berhentilah sejenak saudara!!!! Singkirkan sejenak pikiran-pikiran ambisiusmu, redupkan api kekwatiranmu….!! Coba kita dengarkan alunan syahdu musik di belakang kita…selaras dengan irama detak jantung kita…dengarkanlah irama harmonisasi alam….dengarkan Yesus bersabda kepada kita sore ini…”Perhatikanlah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi Bapamu yang ada di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?? Sadarkah kita akan hal itu….bahwa Tuhan mempunyai rancangan sendiri atas hidyp kita,,, tentu saja rancangan itu baik. Kita tidak perlu kuatir, karena Tuhan selalu mencukupinya… tapi apakah kita hanya berdiam diri saja…tidak !!! kita tentu selalu berharap padaNya… berharap untuk apa?? Berharap untuk dapat membahagiakan orang lain berharap untuk menjadi lebih baik ..dan masih banyak harapan yang lain…hanya sekedar berharap??? Tidak !! kita harus lakukan dalam hidup sehari-hari
            Pandanglah Yesus Sang Sumber Harapan Sejati telah tergantung di kayu salib untuk memenuhi harapan kita akan keselamatan …Ia tergfantung disana untuk menghilangkan kwatiran kita. Apakah kita pernah berteima ksaih kepadaNya atau malah semakin menyakiti hatiNya??? Bagaimana cara kita membalsnya?? Caranya kita jangan pernah berhenti berharap padanya. Sederhana sekali saudara apakah kita pernah mengucap syukur atas napas ini??? Andaikan belum kita dapat melakukannya !!! sekarang juga…coba ucapkan terima kasih kepada Yesus, syukurilah semua anugerah yang Ia berikan, terutama anugerah panggilan ini.. katakanlah “Yesus terima kasih atas ini semua!! Terutama panggilan ini… aku berjanji untuk selalu berharap padaMu..dan tanpa aku sadari Engkau senantiasa mencukupi semuanya..terima kasih Yesus…
            Di saat bangun pagi ucapkan syukur kepada Yesus sebab kita masih diberi kesempatan  berharap untuk mengalami pengalaman** baru dalam hidupku…
Lupakanlah kekuatiranmu hari ini,,, anggaplah itu sebagai warna-warni yang menghiasi petualangan hidupmu “sebab itu janganlah kuatir akan hari esok karena esok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah sehari… bukalah lembaran baru.. dan jalanilah hidupu denagn cinta dan harapan indah. Amin[i]

           


[i]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar